BELAJAR GITAR

Saturday, May 20, 2006

PERSIAPAN MEMBUAT FILE TABLATUR

by: HK

Mungkin hingga saat ini menjadi kendala bagi kalian semua, mengapa dari kalian tidak banyak yang mengirim file tab ke pojoktab atau situs tab indonesia lainnya. (Ada nggak ya???)

Berikut saya berikan langkah2 membuat file tab sederhana. Saya yakin setelah bisa menyelesaikan satu atau dua file, kamu pasti akan terus melaju dan berkarya membuat file tab. Ya... at least untuk koleksi pribadi. Siapa tahu anak cucu juga mau belajar main lagu...

Semakin banyak file tab yang kamu produksi, semakin kuat pula pemahamanmu pada suatu lagu. Percayalah tanpa mencoba, file tab itu hanya akan menjadi momok yang menakutkan.

Tapi kalau udah dicoba, file tab sudah cukup mewakili detail lagu. Bahkan bisa menjadi jembatan bagi pemula untuk mengenali notasi balok.

Berikut langkah awal menyiapkan file tabulasi.

1. Kenali 'bagian lagu'. Intro, Bait(Verse), Interlude, Reffrain(Chorus), Solo(Instrumental), Coda, Bridge, Ending... yang saya yakin kalian lebih tahu dari saya.

2. Tentukan beat/ritmik lagu. Bisa 4/4 atau 6/8. Gimana mengenalinya??? Pernah dengar Snare drum yang dipukul atau Bedug(Base) drum yang ditendang belum??? Untuk beat standard pukulan snare itu untuk beat ke-2 dan ke-4, sedangkan base untuk beat pertama dan ke-3 dalam 1 bar.

3. Hitung banyaknya bar dalam tiap 'bagian lagu'. Bar bisa dikenali lewat blok chord. Artinya setiap pergantian chord, itu mungkin 1 bar. Atau bisa jadi tiap pergantian 2 chord itu 1 bar. Begitu seterusnya...
Jika beat ke-4 belum ganti chord, itu mungkin lagu menggunakan beat 6/8.

4. Siapkan garis tab blank/kosong. Untuk file tab gitar 6 garis, bass 4 atau 5 baris. Kalau enggak punya komputer seperti saya, bisa buat dari buku tulis. Jika punya komputer bikin garis dan tinggal print, terus perbanyak. Atau bikin aja langsung file template di dalam format *.txt.

5. Kenali teknik-teknik main gitar/bass. Misalnya: Bend, Hammer-on, Pull-off, Tapping, Slide. Untuk bass ada teknik: Slap, Pop atau keduanya biasa juga disebut Chopper. Ada lagi Double-stop, Slide, Harmonic dll. Semua itu punya prosedur memainkannya dan memiliki karakter suara yang berbeda-beda.

6. Putar kaset atau mp3. Dengarkan hanya suara gitar atau bass sepanjang lagu. Abaikan instrument musik lainnya hingga lagu selesai. Kalau sudah tahu dan mengenali teknik yang digunakan...

7. Kenali pitch(tinggi/ rendah) nada dalam lagu. Jadi kapan menggunakan pitch nada rendah atau pitch nada tinggi. Itu berarti juga mempengaruhi string dan fret mana yang mesti dimainkan.

8. Jangan menggunakan sequence (menganggap) fret dua nada yang berjauhan jika memang sudah tidak bisa dielakkan.

Artinya jika kamu mainkan sequence nada B dengan memijit string ke-2(A) fret ke-2, terus memainkan nada E dengan memijit string ke-2 (A) fret ke-7. Padahal kamu bisa langsung dari string(A) fret ke-2 terus ke string(D) fret ke-2, atau string(E) fret ke-7 terus ke string (A) fret ke-7.

Dianjurkan

Dianjurkan

Tidak dianjurkan


Sekarang tinggal implementasikan nada, chord, pitch dan teknik ke dalam file tab blank secara sequence dan jangan terlewatkan sepotong nada pun.

Mudah kan??? Jadi tunggu apalagi. Jangan takut file tab kamu salah. Karena lagu itu kan alternatif. Pemain dan lagu yang sama aja kadang-kadang juga beda memainkannya. Itu yang menjadikan lagu lebih dinamis... lebih hidup... dan yang pasti, semua kita serahkan pada pembaca file tab nya. Begini atau begitu... itulah versi kita...


- End of Persiapan Tablatur.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home